08 Dec 2022, 04:12 By : Administrator
Andalkan DKR Hilux T1+ Sebagai Juara Bertahan, TOYOTA GAZOO Racing Siap Berlaga di Reli Dakar 2023

TOYOTA GAZOO Racing (TGR) akan mengikuti Reli Dakar 2023 yang akan bergulir di awal Januari 2023 dengan tiga tim mobil yang sangat kompetitif.

Juara Reli Dakar 2022 Nasser Al-Attiyah dan co-driver Mathieu Baumel, akan kembali memimpin bersama dengan Juara South African Rally-Raid Giniel de Villiers dan co-driver Dennis Murphy, serta Henk Lategan dan Brett Cummings.

Reli berat ini akan menandai dimulainya World Rally-Raid Championship (W2RC) musim 2023, dengan Nasser dan Mathieu kembali menghadapi balapan lintas negara terberat di dunia.

Duo ini akan berkompetisi di lima putaran W2RC FIA selama musim 2023.

Kejuaraan dimulai dengan Reli Dakar pada bulan Januari, dan akan diikuti oleh Abu Dhabi Desert Challenge pada akhir Februari; Reli Sonora di Meksiko selama bulan April dan Desafio Ruta 40 di Argentina pada akhir Agustus.

Musim W2RC 2023 akan berakhir dengan Reli Maroko yang dijadwalkan pada pertengahan Oktober 2023.

Dua tim member yang tersisa akan bersaing di sisa musim di South African Rally-Raid Championship (SARRC) sebagai bagian dari TOYOTA GAZOO Racing South Africa (TGRSA), yang juga berfungsi sebagai komponen kunci dalam pengujian dan pengembangan DKR Hilux T1+.

Pada tahun 2022, tujuh seri SARRC dimenangkan oleh Giniel dan mantan juara Henk dan Brett menempati posisi kedua dalam kejuaraan yang dianggap sebagai salah satu reli lintas alam terberat di dunia.

Musim balap 2022 yang berat menawarkan peluang komprehensif bagi TGR untuk meningkatkan performa GR DKR Hilux T1+ dalam hal kualitas, daya tahan, dan keandalan.

Sejalan dengan etos Toyota "making ever-better cars", tim memanfaatkan lebih dari 25.000 km balapan dan pengujian yang diselesaikan oleh para pembalap di ajang W2RC dan SARRC.

Selain itu, para pereli terus membangun kompetensi mereka sendiri, berkat gabungan 130 hari perjalanan, mengamankan gelar W2RC dan SARRC untuk TGR.

Untuk musim 2023, FIA telah menyempurnakan kriterianya yang bertujuan untuk menyeimbangkan performa antara kendaraan Kelas T1+ dan Kelas T1U (ultimate).

Fokus utama dari peraturan yang diperbarui adalah untuk membuat persaingan semakin ketat.

Misalnya, baik mobil Kelas T1+ dan T1U memiliki output daya puncak yang dikurangi sebesar 30kW.

Kurva tenaga telah disesuaikan untuk memadukan perubahan secara proporsional, dan kompensasi ketinggian untuk mobil T1+ bertenaga turbo telah dihilangkan.

Pada saat yang sama, TGR terus meningkatkan performance GR DKR Hilux T1+ dengan tujuan meningkatkan kualitas, daya tahan, dan keandalannya lebih jauh lagi.

TGR memastikan bahwa mobil ini sepenuhnya siap menghadapi kerasnya Dakar Rally, W2RC, dan SARRC tahun depan.

Dengan demikian, perbaikan telah dilakukan pada diferensial mobil, serta suspensi dan wishbones yang telah diperkuat.

Penyetelan peredam tunggal juga telah dioptimalkan, begitu pula dengan karakteristik perpindahan transmisi.

Perangkat lunak telah di-seting untuk menerima bahan bakar balap terbaru dan untuk memastikan bahwa mobil tersebut memenuhi persyaratan balance of performance yang ditetapkan oleh FIA.

Komitmen tim untuk pengembangan GR DKR Hilux T1+ tercermin dari peserta perorangan, dengan tujuh versi mobil yang dimasukkan secara pribadi mendaftar untuk Reli Dakar 2023.

Mobil-mobil ini memiliki pengaturan dan spesifikasi yang mirip dengan GR DKR Hilux T1+ yang dibangun oleh tim pabrikan TGR.

TGR juga mendukung Team Land Cruiser Toyota Auto Body (TLC), tim reli dari Toyota Auto Body Co., Ltd. yang berlaga menggunakan Toyota Land Cruiser.

Flashback ke Reli Dakar 2022, tim ini meraih kemenangan kesembilan berturut-turut di kategori mobil produksi.

Pada Reli Dakar 2023, TLC akan mengandalkan Land Cruiser 300 GR Sport dan mengincar kemenangan ke-10 berturut-turut dalam kategori mobil produksi.

HINO TEAM SUGAWARA memasuki Reli Dakar 2022 dengan kendaraan yang dilengkapi dengan sistem hybrid khusus balap untuk pertama kalinya, dan menempati posisi ke-22 secara keseluruhan di kategori truk.

Pada Reli Dakar 2023, mereka akan mengandalkan truk yang dilengkapi dengan sistem hybrid yang ditingkatkan kinerjanya.

Dakar Rally 2023 akan dimulai pada 31 Desember 2022 di pantai Barat Laut Arab Saudi, sebelum melakukan perjalanan darat menuju kota Ha'il.

Dari sana, rute berlanjut ke arah tenggara, membelah Empty Quarter yang ditakuti, sebelum akhirnya berbelok ke utara menuju finis di Dammam, pada 15 Januari 2023.